Ahli Paleontologi Temukan Fosil Buaya Purba Bergigi T.rex di Selatan Patagonia

1 day ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ahli Paleontologi Temukan Fosil Buaya Purba Bergigi T.rex di Selatan Patagonia Tengkorak fosil Kostensuchus atrox, kerabat buaya modern berusia 70 juta tahun. Diperkirakan ia merupakan predator puncak di wilayah yang sekarang disebut Patagonia selatan pada periode Kapur.(José Brusco, CC-BY 4.0)

SEKITAR 70 juta tahun yang lalu, menjelang akhir masa kejayaan dinosaurus. Seekor buaya purba hidup di dataran banjir, yang kini dikenal sebagai ujung selatan Patagonia.

Dengan rahang yang menakutkan, berisi lebih dari lima puluh gigi tajam bergerigi.

Spesies buaya purba yang telah punah ini, diberi nama Kostensuchus atrox. Hewan tersebut termasuk hiperkarnivora, artinya hampir seluruh makanannya berupa daging. 

Tidak hanya itu, hewan ini juga merupakan predator puncak dengan “gigi yang sebanding dengan T.rex.” Berbentuk kerucut dan tajam seperti pisau, menurut Diego Pol, seorang paleontolog sekaligus National Geographic Explorer yang ikut menemukan spesies ini. Dengan otot rahang yang besar untuk merobek daging, Kostensuchus “Dapat menghacurkanmu menjadi dua bagian hanya dengan satu gigitan,” tambahnya.

Ia bersama timnya di Museo Argentina de Ciencias Naturales Bernardio Rivadavia, Buenos Aires, bekerja sama dengan peneliti dari Brasil dan Jepang.

Mendeskripsikan fosil tengkorak dan sebagian kerangka, yang terawetkan dengan baik dalam jurnal PLOS One pada 27 Agustus.

Walaupun ukurannya lebih kecil dibandingkan buaya dan aligator terbesar masa kini, para peneliti memperkirakan Kostensuchus memiliki kaki yang lebih panjang dan tegak.

Ciri ini kemungkinan memudahkannya bergerak di darat untuk memburu mangsa, bahkan dinosaurus.

Namun, ada sejumlah peneliti di luar tim yang meragukan temuan ini. Fosil Kostensuchus ini ditemukan di Patagonia selatan, dekat Antartika.

Hal ini memberikan petunjuk bahwa kerabat buaya purba pada Zaman Kapur, mempu hidup di darat. Serta bertahan di wilayah garis lintang tinggi dengan iklim hangat dan lembap. 

Buaya masa kini, bersama kerabatnya yang masih hidup maupun yang sudah punah, termasuk dalam kelompok besar bernama crocodyliform. Dalam kelompok ini, Kostensuchus atrox masuk ke dalam famili yang telah punah, yaitu peirosaurid, yakni kerabat jauh buaya.

Terdiri dari aligator, gharial, dan caiman modern, tetapi bukan leluhur langsung mereka. 

Banyak peirosaurid yang sebagian besar hidup di darat, punah dalam peristiwa kepunahan massal 66 juta tahun lalu. Kepunahan ini juga mengakhiri keberadaan semua dinosaurus non-unggas.

Kostensuchus atrox menjadi peirosaurid terbaru, yang tercatat dalam fosil sekaligus yang ditemukan paling jauh di selatan. Fosilnya, termasuk salah satu yang paling lengkap dan terawetkan dengan baik hingga saat ini.

Sumber: National Geographic

Read Entire Article