Jakarta (ANTARA) - Sekitar seribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) pada Jumat, bergerak menuju Polda Metro Jaya untuk menyampaikan protes atas jatuhnya korban dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada Kamis (28/8) kemarin.
"Sekitar 1.000 lebih teman-teman UI sudah berangkat untuk aksi menuju Polda sekitar jam 14.00 WIB," kata Daffa Izzulhaq, salah satu tim media BEM UI di Jakarta, Jumat.
Para mahasiswa telah berkumpul di Lapangan FISIP UI, Depok, sejak Jumat siang untuk kemudian berangkat bersama ke markas Polda Metro Jaya. Mereka mengenakan atribut kampus berupa almamater kuning.
Adapun tuntutan yang rencananya akan disampaikan mahasiswa antara lain meminta tanggung jawab atas aksi penangkapan hingga kekerasan terhadap massa aksi, membebaskan seluruh massa aksi yang ditahan serta reformasi secara struktural, kultural, dan instrumental institusi Polri.
Menjelang demo BEM UI, jajaran Polda Metro Jaya menggelar apel persiapan pengamanan aksi. Mereka menggunakan atribut mulai dari pelontar gas air mata, helmet pelindung, rompi anti peluru, sepatu tinggi dan kantong berwarna oranye.
Atribut mereka didominasi warna hitam bertuliskan polisi.
Adapun di sekitar lokasi, terdapat satu mobil water cannon, dan tiga kendaraan dinas kepolisian lainnya.
Baca juga: Personel Kepolisian gelar apel jelang demo BEM UI di Polda Metro
Baca juga: Polisi tutup Jalan Merdeka Barat saat berlangsung demo mahasiswa
Baca juga: Bahaya gas air mata bila terhirup masuk ke dalam paru
Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.