Liputan6.com, Jakarta Sebuah pengakuan dibuat oleh Christy Pym. Kiper andalan Grimsby Town itu mengaku perasaannya campur aduk usai timnya mengalahkan Manchester United.
Dini hari tadi, Grimsby Town kedatangan tamu spesial. Mereka menjamu Manchester United di babak kedua Carabao Cup musim 2025/2026.
Di laga ini, kubu tuan rumah berhasil unggul 2-0 di babak pertama. Namun di babak kedua, MU menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sehingga laga harus berlanjut di babak adu penalti.
Di babak adu penalti, Grimsby Town berhasil menaklukkan Setan Merah. Mereka menang dengan skor 12-11 di babak tos-tosan tersebut.
Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Pahlawan Kemenangan Grimsby
Banyak yang berpendapat bahwa performa heroik Pym di laga ini merupakan penyebab Grimsby bisa mengalahkan MU.
Sang kiper tampil istimewa di waktu normal. Ia membuat total sembilan penyelamatan sehingga MU hanya mampu mencetak dua gol di waktu normal.
Di babak adu penalti, Pym menepis penalti Matheus Cunha, yang membuat timnya bisa melanjutkan babak adu penalti.
Campur Aduk
Diwawancarai Sky Sports seusai laga, Pym mengaku perasaanya campur aduk usai membawa Grimsby Town mengalahkan Setan Merah.
Ia mengaku bahwa dirinya adalah penggemar Manchester United sehingga batinnya berkecamuk saat membuat tim kesayangannya itu gagal lolos ke babak berikutnya.
"Saya sulit untuk mencerna hasil pertandingan hari ini, karena saya adalah pendukung Manchester United," ujarnya singkat.
Tren Negatif Berlanjut
Kekalahan melawan Grimsby Town ini membuat start buruk Manchester United berlanjut.
Mereka belum meraih satupun kemenangan di musim 2025/2026 setelah dikalahkan Arsenal dan imbang melawan Fulham di dua laga sebelumnya.
Sumber: Sky Sports