Liputan6.com, Jakarta Real Madrid membuka musim dengan tiga kemenangan beruntun yang menghibur pendukungnya. Pekan pertama, pasukan Xabi Alonso menekuk Osasuna 1-0 berkat penalti Kylian Mbappe. Pekan kedua, Los Blancos menundukkan Real Oviedo 3-0 lewat dua gol Kylian Mbappe dan satu gol Vinicius Junior. Pekan ketiga, mereka menang 2-1 atas Real Mallorca setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Gol Vedat Muriqi sempat membuat Madrid tertekan di Bernabeu. Namun, Arda Guler menyamakan kedudukan sebelum Vinicius Junior membalikkan keadaan hanya semenit berselang. Skor itu bertahan hingga akhir dan memberi Madrid tiga poin penuh.
Kemenangan ini bukan hanya soal hasil, tapi juga tentang kembalinya peran penting Vinicius. Pemain asal Brasil itu mulai menunjukkan performa yang hilang musim lalu. Kini, ia kembali menjadi penentu di momen penting.
Peran Penting di Bernabeu
Duel kontra Mallorca memperlihatkan daya juang Madrid yang tetap kuat meski sempat tertinggal. Dukungan penuh Bernabeu ikut mendorong para pemain bintang tampil menentukan. Respon cepat di babak pertama jadi kunci kemenangan malam itu.
Arda Guler semakin mantap sebagai pilihan utama Xabi Alonso. Gol sundulannya memicu semangat tim untuk bangkit. Tak lama kemudian, Vinicius Junior menuntaskan momentum dengan gol yang memutar arah pertandingan.
Di babak kedua, pertahanan Madrid juga tampil solid. Koordinasi lini belakang memastikan keunggulan tetap aman. Keseimbangan inilah yang membuat kemenangan terasa lengkap bagi Los Blancos.
Vinicius Junior Kembali ke Jalur yang Benar
Musim lalu, Vinicius memang tampil di bawah harapan. Dalam 30 laga La Liga, ia hanya mencetak 11 gol dan sering kalah bersinar dari Mbappe. Bahkan di Piala Dunia Antarklub FIFA, ia hanya mencetak satu gol dari enam laga.
Performa itu membuat publik sempat meragukan konsistensinya. Padahal, semusim sebelumnya ia dianggap salah satu winger terbaik di dunia. Tekanan besar sempat membuatnya sulit tampil lepas.
Namun, awal musim ini situasi berubah. Vinicius sudah terlibat dalam tiga dari enam gol Madrid sejauh ini. Gol penentu kemenangan melawan Mallorca jadi tanda nyata kebangkitannya.
Harapan Baru untuk Los Blancos
Bagi Madrid, kebangkitan Vinicius adalah kabar gembira. Ia kembali menunjukkan kualitas sebagai penyerang yang tajam sekaligus atraktif. Kehadirannya membuat lini depan Los Blancos semakin menakutkan.
Di usia 25 tahun, Vinicius sedang berada di masa emas kariernya. Dipadukan dengan ketajaman Mbappe, Madrid kini punya duet ofensif yang sulit dihentikan. Kombinasi keduanya bisa menjadi senjata utama dalam perburuan gelar musim ini.
Atmosfer positif ini memberi optimisme besar bagi publik Bernabeu. Dengan Vinicius yang kembali tajam, Madrid memiliki alasan kuat untuk percaya diri. Setiap golnya kini bukan hanya penting, tapi juga menghadirkan harapan baru.
Sumber: Sports Illustrated